Jumat, 06 Juni 2014

suami ideal

Bahwasanya seorang laki-laki itu pemimpin bagi perempuan, dan seorang suami yang baik adalah yang mampu mengajak istri dan anak-anaknya masuk kedalam surga_Nya Allah Swt.

Seorang suami yang baik harusnya mampu menjadi sauri tauladan buat istri dan anak-anaknya, tidak cuma memerintah semata tetapi juga melakukan aksi nyata, suami yang tidak suka ringan tangan, yang tidak suka melecehkan istrinya inilah salah satu ciri suami yang ideal, dan pastinya seorang istri akan menghormati sang suami.

Dalam pandangan islam, seorang suami hendaknya lebih banyak bersabar, tidak mudah untuk menyalakan istri dan anak-anaknya karena yang demikian itu yang suka menyalahkan biasanya tergolong dalam suami yang ringan tangan padahal Allah sudah menjelaskan dalam surah an nisa'  ayat 19 (dan pergaulilah istrimu dengan cara yang benar), jadi kalian kaum ayah jangan semena-mena kalian terhadap kaum ibu.

Dan yang tidak pelit dalam mengutarakan perkataan yang baik pun menjadi salah satu ciri suami yang ideal, bila mana seorang istri berbuat kebaikan maka katakanlah kalau dia itu baik, namun jika istri berbuat kekhilafan maka ingatkanlah dengan cara yang baik, yang tidak sampai melukai perasaan sang istri dan sang istri mau mendengarkan nasihatnya. Ketahuilah wahai manusia yang kamu ingatkan itu juga manusia punya otak dan punya hati, maka ingatkanlah dengan cara yang baik karena kami( manusia) diberikan akal untuk berfikir, dan yang lebih menyentuh dan dapat cepat dipahami yaitu dengan cara yang halus dan lembut.

Seorang suami hendaknya tidak bosan bosan mengajak istrinya untuk mentaati Allah, apa bila ada istri yang lalai dalam menjalankan perintah Allah maka janganlah segan-segan untuk menegur (cara yang baik). Karena pada dasarnya suatu hubungan pernikahan berharap tidak hanya berjalan hanya di dunia saja, melainkan kelak sampai di akhirat, di surga_Nya Allah,. Secara logika kalau yang satu taat yang satu tidak, pasti nanti di akhirat akan terpisah, karena yang taat akan berada di kampung surga dan yang tidak akan mendapat siksa di kampung neraka, Naudhubillah, jadi hendaknya harus saling mengingatkan satu sama lain untuk beribadah kepada Allah.

Setiap manusia yang terlahir pasti mempunyai salah dan khilaf, tiada satupun manusia yang sempurna, jadi apabila ada seorang istri yang mempunyai kekhilafan hendaknya kamu, kaum ayah tidak menceritakan kesalahan sang istri kepada orang lain, karena itu merupakan aib keluarga, Dan harusnya orang lain tidak perlu tau, bukankah ada pepatah yang mengatakan *menepak air didulang terpercik muka sendiri* yah jikalau orang lain tau tentang kesalahan istrimu maka kamu sendiri juga yang akan memikul malu, jadi jikalau ada istri yang kurang baik maka berlahan kamu nasehati, berlahan kamu ubah sampai istrimu benar-benar menjadi istri yang sholihkha.

Menjadi seorang pemimpin yang pemaaf akan lehih disayang sama istri, karena gak ada manusia yang sempurna, jadi adakalanya seorang istri juga berbuat salah dan alangkah baiknya jika seorang suami memaafkanya.


Jadi buat kamu calon papa untuk anak-anakku kelak. Jadilah kamu pemimpin yang bertanggungjawab untuk aku istrimu dan untuk anak-anak kita kelak,yang bertanggungjawab terhadap kehidupan kami,kebahagian kami tak hanya di dunia ini namun juga sampai di akhirat (surga). Aamiin semoga kamu mampu dan bisa menjadi papa idaman buat aku istrimu dan anak-anak kita. . .

Sarangeyo kesayangan :* :* :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar