Sabtu, 31 Mei 2014

di sini, di formosa. hidupku

Menjadi wanita solihah adalah suatu impian saya, dari sebuah perjalan sunyi aku mulai, dari keterasingan, kesendirian, kejenuhan, disini, di bumi formosa aku baru tahu tentang kedamaian, tinggal bersama orang beda agama, tinggal di lingkungan yang semuanya non muslim, tinggal jauh dari orang tua dan kerabat, dari sini mulai mencari tahu tentang Tuhanku

Semua atas izin Allah, semua atas kehendak Allah, semua telah disekenariokan oleh Allah, mengirim aku ketempat perasingan, sampai aku bisa mendapat kedamaian.

Karena memang sebelumnya umur yang diberikan Allah kepadaku hanya saya gunakan untuk bersenang-senang, banyak mengurusi ego, dari pada untuk mendekatkan diri dan beribadah kepada_Nya

Perjalan ini saya mulai dari ketidak sengajaan saya membuka youtube, tang biasanya saya membuka untuk mencari hiburan, mendengarkan musik, tapi kali ini saya tidak sengaja melihat acara chatting dengan YM, yang dibimbing oleh ustadz yusuf mansur dan di pandu oleh denni cagur, ya bermula dari situ, , , dari acara ini muncul kesadaran saya untuk kembali ke jalan_Nya.

Hari demi hari kulalui, jika ada waktu luang saya gunakan untuk membuka youtube, dan juga googling situs islami, belajar dari internet tentang islam, dari sedikit yang saya tahu saya mencoba menerapakan dalam kehidup saya, sampai akhirnya Allah mengirimkan tetangga saya untuk menelpon, dia tetangga saya mengajak saya untuk mengaji, yea tapi mengaji lewat udara (onair).

Kebayang gimana bahagianya aku, saat berada diantara mereka yang mendapat hidayah Allah walaupun di negara yang mayoritasnya non muslim, mereka yang mempunyai kesibukan masing-masing masih menyempatkan diri untuk belajar, belajar apa saja tentang islam, dan hal yang bikin saya terharu, kebanyak dari mereka sudah ibu-ibu sudah mempunyai anak, namun mereka tidak malu tidak menyerah, ada juga dari mereka yang belajar dari iqra', bisa dibayangkan bagaimana terharunya saya saat pertama kali mendengar, ma syaa Allah, maha Suci Engkau ya Rabb, yang hidayah_ny untuk siapa saja yang Engkau kehendaki, tak mengenal tempat dan usia.

Sampai saat ini, saya menulis blog ini saya masih menghabiskan waktu istirahat saya dan disela-sela kesibukan saya untuk belajar bersama mereka, teman seperjuangan, banyak cerita, banyak ilmu, banyak kisah, yang saya dapati, gak cuma ilmu agama tapi juga tentang sosial.

Namun halnya semuanya tidak semulus apa yang terbayangkan, banyak hambatan, yang mulai dari diriku dan dari luar, terkadang aku juga mempunyai rasa jenuh, rasa malah karena terlalu lelah dengan kesibukanku. Karena saya tinggal dengan orang non muslim yang memang cara beribadah kita berbeda, banyak rintangan yang saya hadapi.

Nasihat dari kesayangan:, orang tua, guru ngaji, teman-teman untuk tidak meninggalkan kewajiban sebagai seorang muslim slalu saja saya ingat. Namun untuk beribadah awalnya saya mendapat kesulitan, dari ibadah yang ngumpet-ngumpet saya lakukan sampai terang-terangan didepan mereka. Karena saya berfikir ini adalah hak saya makanya saya tidak mau melakukan dengan sembunyi-sembunyi, toh ini juga tidak mengganggu pekerjaan saya, awalnya mereka selalu komplain, kenapa saya beribadah sesering itu, beribadahnya cukup dua kali sehari sudah cukup, kata mereka, namun saya hanya diam dan senyum, tanpa mengindahkan perkataan mereka, namun komplainan masih saja ada tentang ibadah wajib saya, dan bandelnya saya, saya tetap tidak menghiraukan, sampai sampai mereka bosan untuk mengkomplain saya, heheheh alhamdulillah.

Namun itu semua belum cukup Tuan, kata hatiku. Sampai sampai saya memberanikan diri untuk minta izin menggunakan kerudung, dan apa mereka semua mengatakan saya makhluk aneh, ini bukan indonesia ini taiwan, dan dalam hati saya menggumam taiwan juga buminya Allah, sampai saat ini saya masih memperjuangkan hak saya yang satu ini, sulit memang sulit sekali, samapai pingin nangis, aaaghhh takutnya saya kelak saat hidapan Rabbku alasan apa yang harus saya lontarkan untuk mempertanggubgvjawabkan perbuatan saya ini, mengapa saya islam namun saya tidak menutup aurot saya, ya Rabb permudahlah langkah hambamu ini yang penuh khilaf untuk kembali kepadamu, jemput hamba dalam keadaan khusnul khotimah, Aamiin Aamiin Aamiin. . .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar